Rabu, 14 Maret 2018

Kewirausahaan: Rencana Bisnis Sesuai Passion


Perkuliahan Kewirausahaan memberi arahan kepada para mahasiswa untuk memahami SWOT (strength, weakness, opportunity, dan threat yang menjadi modal bisnis. Sebelum memulai berbisnis, orang-orang pada umumnya harus mengenal kemampuan dan kelemahan diri sendiri yang bisa mendukung atau menghambat perkembangan bisnisnya. Menyusun rancangan bisnis mulai dari modal, visi, dan misi harus disusun secara matang agar target dapat tercapai. Pada zaman yang serba mudah ini, bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja meskipun dengan modal yang tidak seberapa  Seperti yang termuat di koran daring Detik Finance ini. 

Dilansir dari Detik Finance, bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal besar adalah blogger, penulis lepas, penjual jasa, dan broker atau agen. Meski demikian, setiap bisnis tersebut mengharuskan beberapa modal tertentu dipenuhi untuk mendukung usaha seperti koneksi internet, laptop, kemampuan marketing, kemampuan mengelola keuangan dan lain sebagainya

Dari kelima bisnis tanpa modal di atas, yang paling sesuai dengan passion dalah bisnis blogger. Adapun alasan-alasan yang membuat saya memilih blogger sebagai passion bisnis.

1. Strength

Saya memiliki modal gawai berupa laptop dan ponsel pintar untuk mendukung kegiatan blogging. Dalam kegiatan blogging diperlukan kemampuan menulis dan membaca. Saya sendiri sudah lama menjadi blogger sejak tahun 2011 karena ingin mengembangkan kemampuan menulis. Saya sering membuat konten tulisan di blogger (bisa dicek di The Azure Sekai Blog. Di situ saya sering menulis konten yang memiliki topik khusus yaitu resensi buku dan film terkait hal-hal Jepang.

2. Weakness

Kekurangannya saya tidak punya banyak waktu untuk menulis lagi karena kesibukan kuliah. Padahal konsistensi dalam menulis sangat diperlukan bagi para blogger karena berpengaruh terhadap performa SEO blogger. Maka, saya hanya bisa sempat menulis saat liburan saja. Kemudian saya hanya sedikit paham soal seluk-beluk blogger terutama bagian HTML, template blogger dan lainnya. Saya tidak memasang Google Adsense karena syarat-syaratnya agak sulit, salah satunya memiliki pembaca tetap. Saya tidak yakin ada pembaca tetap di blog saya.

3. Opportunity

Berhubung saya spesifik lebih fokus pada resensi komik, maka ini menjadi kesempatan untuk lebih mengenalkan ciri khas blog saya. Karena hanya sedikit blogger yang mengulas soal komik. Kemudian saya bisa ikut berpartisipasi dalam komunitas blogger seperti Warung Blogger dan Book Blogger Indonesia yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan tulisan saya. 

4. Threat

Ancaman bagi kegiatan blogging adalah terancam dihapus oleh pemerintah, tepatnya Kominfo. Platform blogging sama seperti media sosial lain yang pasti ada konten negatifnya. Jika suatu saat nanti ada kasus perihal konten pornografi di blogger, maka Kominfo (bisa jadi) memblokir blogger agar dampak pornografi tidak meluas. Semisal ini terjadi, blog saya akan terkena imbasnya. Meskipun saya tidak menulis soal pornografi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar